tapi saat air menerpa kulit dan goresan itu
aku hampir mati merasakannya
ilalang dalam hidup, membuat aku sulit bernafas
aku kebingungan untuk tersenyum
bahkan linglung untuk berfikir
dalam setengah sadar, aku menangis
kesakitan kesakitan itu membuatku kering
sampai akhirnya, aku rata dengan tanah
tapi tidak mati
dengan genggaman tangan sekeras baja
aku bangkit
menaklukkan keperihan yang tak bertepi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar